Fanspage

FREE ONGKIR SELURUH INDONESIA KHUSUS MEMBER DI BAWAH JARINGAN SAYA

Jumat, 13 Mei 2016

Saya berbisnis MLM. kenapa malu ?

Saya berbisnis MLM. kenapa malu ?
Bismillah, semoga tulisan saya ini berguna buat semua orang dan bermanfaat untuk kehidupan anda kedepan.

pertama saya ingin menjelaskan kenapa saya memberi judul tulisan saya seperti itu, karena anda mungkin heran dengan bisnis yg saya jalani. ya itu MLM ( Multi Level Marketing ) yang notabene yg hanya menawarkan iming iming dan harapan palsu. dan saya akui saya benci sekali dengan MLM yg seperti itu, dan saya pada awalnya juga tidak percaya seperti ANDA !

kok saya benci tapi ngejalanin ? jawabanya simple : saya gak bisa kerja yang terkait waktu dan saya pengen punya usaha sendiri. Karena pekerjaan yang paling mulia adalah, pekerjaan yang dapat membantu orang banyak (pengusaha)

banyak orang yg salah kaprah dan terlanjur males ketika ditawarkan bisnis ini, ya saya akui MLM di indonesia sudah di hancurkan oleh oknum sialan yg seenaknya merubah sistem ini maka banyak orang yg trauma.

saya gak bangga-banggain perusahaan saya, tapi saya udah neliti perusahaan saya memang MLM yg paling bersih, paling Halal. Sistemnya jujur. nggak heran banyak orang pinter yg ngelirik bisnis ini. dan anak muda udah bisa sukses di bisnis ini.

saya mau membeberkan semua rahasia kenapa MLM dibenci dan dianggap sebelah mata oleh orang banyak. dan banyak yg gak sukses di bidang ini dan trauma.

Ada Tutup Poin
Reward
Iming Iming Passive Income
Money Game berkedok MLM
Jadi Sales
Saya bahas satu persatu

– TUTUP POINT : Tutup Poin dalam MLM adalah persyaratan Mutlak bagi member yg harus dilakukan untuk mendapatkan bonus, dengan cara merekrut member baru atau berjualan produk yg dijual.
Contoh: Tgl 1 sampai tgl 25 adalah fase pengumpulan poin, dan tgl 26 sampai 30 adalah pencairan bonus. jika anda ditargetkan harus mencapai 100 point, tetapi pada tanggal 25 anda hanya mendapatkan 80 point apa yg harus anda lakukan ? yg anda pikirkan bagaimana cara menambal 20 point sisa itu kan ? yah anda bisa aja jual produk anda atau membeli lagi produk tersebut agar pointya ketutup. YAH katanya gak jualan ? kok mau jadi sales jual jual produk ? Hahaha. YAH katanya modalnya sekali ? kok itu keluar duit lagi ? kalau anda ngeluarin duit buat tutup point 2 juta dapet bonus 10juta mah enak masih untung 8juta. lah ini kenyataanya keluar duit 2 juta tapi bonus yg di dapet 400ribu ! kalau anda masih manusia apa itu yg disebut untung ? dan apa adil kita udah usaha kerja keras tapi dibayarnya pake point bukan uang ? GAK ADIL !

– REWARD : Reward pada MLM adalah bonus special bila anda mencapai persyaratan tertentu, dan setau saya Reward itu adalah pencapaian tertinggi dalam MLM. yang syaratnya sangat susah.
Contoh: anda dijanjikan akan mendapatkan mobil bila Point Penjualan anda mencapai 10000 dalam jangka waktu 1 taun (lagi lagi pake point, 100 aja rugi) anda sudah kerja keras dan ternyata anda berhasil mencapai point tersebut dalam 1 taun ( dengan uang yg keluar terus menerus ) anda senang mendapatkan mobil tersebut ? SEJUJURNYA REWARD ADALAH UANG ANDA YG DI SAVE PERUSAHAAN dalam bentuk mobil ! anda udah usaha mati-matian dengan keluar uang terus, jadi sales jualan sana sini ternyata anda gak sadar mobil yg anda dapetin itu ternyata uang anda yg seharusnya bisa anda dapat dalam jangka waktu 3 bulan. gak percaya ? saya kasih bukti kalau kita ketemu oke. dan Reward di dapatkan bila anda terus terusan mencapai tutup point tanpa kurang sedikitpun. tau konsekuensinya kan ? kalau gagal tutup point berarti reward diulang lagi dari 0 (nol) ayo coba fikir kalau anda udah mati-matian tetapi gak sampai ke reward tersebut ? bisa saya jawab. DUIT ANDA DIAMBIL PERUSAHAAN TERSEBUT. bye bye dream car and welcome nightmare

– Passive Income : Passive Income adalah suatau hasil yg anda dapatkan tanpa anda bekerja (lagi) tetapi sejujurnya ini semua tidak mungkin anda dapatkan bila anda tidak bekerja, ya kita harus meluruskan ini agar anda tidak lagi ter iming iming apa itu passive income.

Passive Income didapatkan bila anda sudah berhasil membangun jaringan dan itu semua dibutuhkan syarat yg mutlak yaitu BEKERJA katanya bisa dapet duit kalau gak kerja ? BOHONG ! coba pikir realistis sedikit, investasi pun akan untung bila harga barang tersebut naik harga jualnya. kenapa bisa naik harga jual ? karena banyak orang yg membutuhkanya. jadi investasi pun membutuhkan orang lain.

TUH KAN MLM CARI CARI ORANG ! Hahaha, saya tanya pekerjaan apa yang gak butuh orang ? pengen usaha bikin kostan ? yang ngisi itu kostan siapa ? orang bukan ? mau bikin restoran ? yg makan siapa ? kambing ? mau kerja di perusahaan bonafit ? anda orang bukan ? anda pengusaha ? client anda orang apa bukan ? semua pekerjaan pasti membutuhkan orang, karena pada dasarnya kita makhluk sosial yg membutuhkan orang lain. jadi buat apa sih gengsi jalanin MLM ? toh kerjanya sama juga kan ternyata ? dan lebih gampang. Jadi kesimpulan Passive Income tersebut adalah bagaimana kedalaman jaringan anda, dan sejujurnya bukan dihitung dari berapa banyak orang yang join pada kita, tetapi seberapa besar jaringan anda berkembang. Disinilah Duplikasi dan Tanggung Jawab Leader sangat dibutuhkan, Karena Upline dan Downline sama sama membangun Jaringan yang sebenarnya menguntungkan kedua belah pihak, dan tidak ada istilah orang yg dirugikan ASAL MEREKA MAU SERIUS MENJALANKAN.  Kalau pengen tau lengkapnya kita atur waktu ketemu. kita bisa sharing pendapat, dan saya suka tukeran informasi dan banyak teman

– Money Game Berkedok MLM : HATI HATI temen temen. saya memberi warning bila anda ditawarkan perusahaan MLM yang menawarkan mendapatkan hasil tanpa bekerja, kenapa ? bukanya enak ? ya enak sih. cuman mau makan duit haram ?

1. Duit yg anda makan itu adalah duit dari memutar uang member member yg lain. dan perusahaan money game pasti akan menutup perusahaan trsbt bila perusahaan sudah mencapai target pendapatan. ibaratnya kita lagi enak enak makan eh lampu restoran dimatiin terus kita ditinggalin sendirian di restoran itu. dan saya berani jamin perusahaan trsbt gak akan bertahan lama.

2. Semua penjualan langsung harus mendapat legalitas dari Negara. atau lebih gampangnya harus ada SIUPL ( Surat Izin Penjualan Langsung ) dan bukan hanya surat APLI ( Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia ) SIUPL sendiri punya syarat yang susah untuk di dapatkan. jadi kalau anda ditawarkan MLM yang gak ada SIUPLnya coba di pikir lagi baik baik. karena legalitas diperlukan untuk menentukan sehat atau nggak perusahaan tersebut. dan sejujurnya ini adalah fondasi perusahaan bisa bertahan lama atau nggak.

3. Perusahaan MLM harus ada produk yg diperjual belikan. dan harganya harus sama dengan produk konvensional lainya. Contohnya Odol, kita bisa lihat dipasaran harga odol paling mahal adalah 15 ribu. tapi ada MLM yg jual Odol doang sampe 60ribu ! BUSET ! menang banyak itu perusahaan hahaha. nah dari situ aja udah ketauan kan yang untung perusahaan apa member ? Jadi kesimpulanya perusahaan MLM yg sehat adalah perusahaan yang memperjual belikan produk dengan harga yang normal. Kalau gak ada produknya gimana ? Bisa dijawab sendiri kan hehe

4. Kalau Produk Kesehatan dan Kosmetik harus ada legalitas dari BPOM RI ( Badan Pengawasan Obat& Makanan ) karena kalau sudah lulus dari BPOM, berarti produk tersebut layak di konsumsi, dan yang artinya sudah berstandar. dan kalau pengen lebih percaya lagi ada sertifikat GMP ( Good Manufacture Practice ) GMP itu di dapetin dari WHO ( World Health Organization ) di Indonesia Sendiri baru sedikit yang mendapat standart GMP. Jadi apa ada yg lebih tinggi dari itu ? sekali lagi dilihat ya ke legalan perusahaanya seperti apa.

– Jadi Sales : Secara gak langsung ini emang bener sih, tapi kurang pas lah kalau kita dibilang jadi sales. toh kita bukan orang yg door to door nawarin produk kita ke org lain kok. Saya sendiri ngejalanin MLM saya karena marketing planya, dan rata rata member MLM hanya melihat Marketing Planya, karna, kalau dia bisa ngejalanin Marketing Plan trsbt, pendapatanya bisa jauh lebih besar daripada menjual produk secara langsung. Gak salah juga kalau ada member MLM yg mau jual jualin produknya kayak gitu, dan bisa saya tebak mereka cuma mengejar BALIK MODAL jadi mereka rela jadi sales. Tapi kalau mereka sadar, mereka akan lebih untung kalau menjalankan Marketing Planya secara benar. dan saya termasuk orang yg menjalankan Marketing Plan tersebut

Begitulah Teman Teman pendapat saya tentang MLM di Indonesia ini, saya hanya menulis bedasarkan pikiran saya sendiri dan fakta yg saya kumpulkan dari Internet dan Orang sukses lainya. Kalau ada salah salah kata dan menyinggung saya mohon maaf.

0 komentar:

Posting Komentar