Fanspage

FREE ONGKIR SELURUH INDONESIA KHUSUS MEMBER DI BAWAH JARINGAN SAYA

Sabtu, 16 Agustus 2014

Nyeri Punggung dan gejalanya

Pengertian Nyeri Punggung

Nyeri punggung adalah kondisi umum yang dirasakan 80 persen orang, terutama mereka yang berusia 35-65 tahun. Rasa sakit dapat dipicu postur tubuh yang salah saat duduk, berdiri, membungkuk, atau efek mengangkat benda yang berat.
Umumnya nyeri punggung akan hilang dalam 2-12 minggu. Kondisi ini biasanya tidak disebabkan hal serius dan dapat ditangani hanya dengan terus aktif bergerak dan mengonsumsi obat pereda rasa sakit. Namun pada beberapa kasus, dapat sangat menyiksa dan tidak tertahankan hingga menghambat aktivitas sehari-hari.
Businesswoman Having Backache At Work

Pengidap Nyeri Punggung di Indonesia

Setidaknya 40 persen dari orang berusia di atas 65 tahun merasakan nyeri punggung. Hasil penelitian PERDOSSI (Persatuan Dokter Saraf Seluruh Indonesia) yang dilakukan pada 14 kota di Indonesia pada 2002 menemukan adanya 18,1 persen pengidap nyeri punggung bawah.
Sedangkan penelitian Community Oriented Program for Control of Rheumatic Disease (COPORD ) di Indonesia menemukan bahwa prevalensi nyeri punggung adalah 13,6 persen pada wanita dan 18,2 persen pada laki-laki. Insiden nyeri punggung dari berbagai gejala berdasarkan kunjungan pasien ke beberapa rumah sakit di Indonesia berkisar antara 3-17 persen. Dari data-data ini, bisa disimpulkan bahwa nyeri punggung merupakan suatu kondisi yang umum dan bisa menyerang siapa saja.

Mengenali Berbagai Jenis Nyeri Punggung

Sakit punggung bagian bawah adalah jenis yang paling sering terjadi. Namun nyeri punggung lain juga dapat dirasakan pada sepanjang tulang belakang, dari leher hingga panggul. Berikut ini adalah beberapa jenis nyeri punggung yang sering terjadi:
  • Nyeri leher, yaitu sakit dan kekakuan pada leher
  • Skiatika, yaitu nyeri karena iritasi dan tekanan pada saraf skiatik yang menjalar dari punggung bawah hingga telapak kaki
  • Whiplash, yaitu cedera pada leher karena gerakan tiba-tiba
  • Ankylosing spondylitis, yaitu peradangan kronis yang memengaruhi tulang belakang serta sendi dan otot-otot yang terkait
  • Nyeri bahu, kondisi ini sering menjadi gejala adanya penyakit lain
  • Kekauan pada bahu, yaitu kondisi yang membuat pundak tidak dapat bergerak secara bebas
  • Slipped disc, yaitu pergeseran cakram sendi tulang punggung yang menyebabkan sakit yang terus-menerus, sensasi kesemutan dan bahkan mati rasa
Diagnosis diperlukan untuk mengetahui penyebab dan cara pengobatan yang diperlukan.

Cara Menangani Nyeri Punggung

Ada berbagai cara penanganan yang dapat dilakukan agar rasa nyeri menjadi tidak berkepanjangan.
Tetap aktif
Sebelumnya, istirahat adalah cara yang disarankan dokter untuk menangani nyeri punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat buruk bagi punggung.
Saat Anda mengalami nyeri punggung, penting untuk sebisa mungkin tetap aktif dan beraktivitas seperti biasa. Berjalan kaki atau melakukan kegiatan sehari-hari justru akan membantu pemulihan nyeri Anda.
Obat pereda nyeri
Jika nyeri Anda tidak mereda dan terasa tidak tertahankan, Anda dapat mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
Berpikir positif
Penelitian membuktikan bahwa pemulihan akan menjadi lebih cepat pada pengidap yang tetap berpikir positif dibandingkan mereka yang mengalami stress.
Terapi manual
Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Tempelkan koyo atau oleskan balsam pada area yang sakit. Bisa juga dengan menempelkan kantong es pada area nyeri, lalu ganti dengan kompres handuk hangat atau mandi air hangat.
Bentuk-bentuk pengobatan lain dapat dilakukan juga dengan melakukan terapi di klinik atau rumah sakit:
    • Fisioterapi: terapi untuk memperbaiki fungsi gerak motorik akibat gangguan pada rangka tubuh.
    • Terapi chiropractic: metode ilmiah untuk mendiagnosis, menangani, dan mencegah gangguan pada sistem muskuloskeletal (otot-otot dan kerangka tubuh).
    • Terapi osteopati: mendeteksi, menangani, dan mencegah masalah kesehatan dengan gerakan, peregangan, dan pijatan pada otot dan sendi.
Rangkaian penanganan di atas dapat dipadukan untuk nyeri punggung yang sudah terjadi lebih dari 6 minggu dan sudah dianggap kronis. Penanganan dapat meliputi kombinasi obat pereda sakit dan salah satu dari terapi manual, akupunktur, dan mengikuti kelas-kelas latihan fisik.
Sangat sedikit kasus yang melibatkan operasi tulang belakang. Operasi ini hanya akan dijalani jika semua cara di atas tidak berhasil.

Nyeri Punggung pada Kehamilan

Berat janin yang disangga tulang belakang dan perubahan cara berdiri serta berjalan membuat kebanyakan ibu hamil merasakan nyeri punggung. Rasa sakit ini diakibatkan tekanan dan regangan pada otot dan sendi punggung.
Ada cara-cara lain yang dapat dilakukan penderita untuk mengurangi rasa sakit selain dengan hanya mengonsumsi obat-obatan.
Keputusan untuk Menemui Dokter
Tanpa berkunjung ke dokter, pada umumnya nyeri punggung akan membaik dengan sendirinya. Namun jika rasa sakitnya tidak kunjung hilang dan sudah tidak tertahankan, Anda dapat mengonsultasikannya kepada dokter.
Anda juga harus mewaspadai beberapa gejala yang dapat merujuk kepada penyakit yang lebih serius.  Anda harus segera mengunjungi dokter jika mengalami gejala-gejala darurat semacam ini:
  • Demam 38°C atau lebih tinggi
  • Tidak dapat buang air kecil
  • Kehilangan berat badan tanpa tahu penyebabnya
  • Nyeri punggung yang tidak juga mereda setelah Anda berbaring
  • Rasa sakit pada bagian dada atau bagian atas punggung
  • Nyeri pada kaki dan di bawah lutut
  • Nyeri yang kian memburuk di malam hari
  • Hilangnya kontrol untuk membuang air kecil dan besar
  • Terasa mati rasa pada area kelamin, bokong, atau tubuh bagian belakang
  • Pembengkakan pada punggung

Agar Terhindar dari Nyeri Punggung

Postur tubuh dan olahraga sangat memengaruhi kesehatan tulang punggung Anda. Cobalah untuk menghindarkan punggung dari tekanan berlebihan agar tetap kuat dan lentur. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat mencegah terjadinya nyeri:
  • Gunakan sepatu beralas datar sesering mungkin daripada sepatu hak tinggi
  • Sejajarkan posisi keyboard komputer dengan pusar agar pundak tidak tertekan
  • Sejajarkan posisi layar komputer dengan pandangan mata untuk menghindarkan leher dari ketegangan
  • Olahraga teratur seperti berenang dan jalan kaki
  • Tingkatkan fleksibilitas otot punggung dengan olahraga yoga atau pilates

Gejala Nyeri Punggung

Sering kali, nyeri punggung berpusat pada bagian bawah. Pengidap nyeri punggung bagian bawah merasakan sakit, ketegangan, dan kekakuan sebagai bentuk gejala utamanya.

Mengenali Nyeri Punggung Bagian Bawah

Setelah mengangkat barang yang berat, punggung bagian belakang Anda bisa mendadak terasa sakit. Tidak jarang rasa sakit juga terasa pada bagian depan, samping, atau belakang kaki.
Kondisi tersebut adalah tanda-tanda bahwa Anda mengalami nyeri punggung bagian bawah. Rasa nyeri juga dapat Anda rasakan saat memutar punggung, atau setelah duduk dalam posisi yang sama dalam waktu lama seperti misalnya di dalam bus antarkota.
Nyeri ini juga dapat diakibatkan dari postur tubuh yang buruk dan perlahan-lahan memberi dampak setelah bertahun-tahun. Rasa nyeri dapat memburuk di malam hari tetapi pada umumnya bisa dikurangi dengan berbaring.

Mengenali Nyeri Punggung Atas atau Tengah

Punggung bagian atas dan tengah disebut sebagai punggung bagian toraks. Rasa nyeri biasanya dirasakan dari bagian bawah leher hingga bagian bawah tulang rusuk. Kasus nyeri punggung bagian ini tidak sebanyak kasus nyeri punggung bawah karena area ini memang tidak sefleksibel punggung bawah dan leher. Nyeri punggung bagian toraks dapat muncul sebagai akibat beberapa hal, di antaranya:
  • Trauma atau cedera tiba-tiba seperti jatuh saat berolahraga atau kecelakaan saat berkendara
  • Postur tubuh yang buruk sepanjang waktu
  • Duduk terus-menerus di depan komputer
  • Mengenakan tas ransel, terutama dengan beban yang berat
  • Gerakan buruk yang dilakukan berulang-ulang
Umumnya nyeri punggung atas dan tengah muncul dari iritasi otot atau jaringan halus lain. Jika Anda pernah cedera pada punggung atau tulang rusuk bagian belakang, rasa nyeri dapat menjalar ke sekitar dada, lengan, dan kaki. Penyakit ini dapat mengakibatkan otot terasa tegang atau kaku, serta nyeri yang menusuk, dan sensasi rasa terbakar.
Segera konsultasikan kepada dokter jika Anda merasakan gejala-gejala mati rasa pada lengan, kaki, dada, atau perut, lengan dan kaki lemas, serta tidak bisa menahan buang air kecil dan besar. Kadang-kadang nyeri punggung atas, kaki, leher, dan pundak disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut ini:
Skiatika
Skiatika ditandai dengan rasa nyeri pada punggung bawah yang menjalar ke bokong dan kaki.
Artritis
Pengidap artritis biasanya mengalami nyeri dan tegang pada sendi-sendi di tubuh termasuk punggung saat sedang berjalan, terutama di pagi hari.
Slipped disc
Rasa nyeri pada umumnya berawal dari kaki bagian atas, kemudian menjalar ke bawah. Otot mungkin terasa tegang atau melemah.
Ankylosing spondylitis
Penyakit ini ditandai dengan rasa nyeri dan tegang pada leher serta sendi yang menghubungkan panggul ke tulang belakang (sakroiliak).
Whiplash atau cedera pada leher
Cedera pada leher karena gerakan secara tiba-tiba yang menyebabkan nyeri dan kekakuan leher,  sakit kepala dan sakit punggung bawah.
Kekakuan pada pundak
Pundak terasa kaku dan tidak dapat bergerak, sehingga pengidap merasa kesulitan untuk tidur, berkendara, atau bahkan berpakaian.

Bantuan Medis

Ada berbagai gejala lain yang kadang mengiringi nyeri punggung seperti demam, berat badan menurun drastis, dan pembengkakan di punggung. Gejala-gejala ini biasanya merujuk kepada penyakit yang lebih serius. Jika nyeri punggung Anda tidak membaik setelah 3 hari, konsultasikan kepada dokter. Langkah ini juga patut dilakukan jika selama lebih dari 6 minggu, Anda mengalami serangkaian nyeri punggung.

sumber: alodokter.com


0 komentar:

Posting Komentar