Fanspage

FREE ONGKIR SELURUH INDONESIA KHUSUS MEMBER DI BAWAH JARINGAN SAYA

Jumat, 27 Juni 2014

BAHAYA MIOM DAN KISTA

BAHAYA "MIOMA UTERI"

Mioma Uteri atau yang lebih populer dikalangan masyarakat disebut dengan myom. Dalam istilah kedokteran disebut juga adenomyosis atau fibroid atau leiomyoma. Sekitar 30% operasi pengangkatan rahim dilakukan atas indikasi adanya myom pada rahim. Myom termasuk tumor jinak dari otot rahim. Kejadian myom, sekitar 20% perempuan usia produktif mengidap myom.

Kebanyakan myom uteri tumbuh tanpa menimbulkan keluhan atau gejala. Pada perempuan lain mungkin mengeluh perdarahan menstruasi lebih banyak dari biasa, atau nyeri sewaktu menstruasi, perasaan penuh dan ada tekanan pada rongga perut, atau keluhan anemi karena kurang darah atau nyeri pada waktu berhubungan seksual, atau nyeri pada waktu bekerja. Perempuan lain yang mengidap myom mengeluh susah hamil atau mudah keguguran.

Pada myom yang klasik, uterus membesar merata, dan sekitar 80% perempuan yang menderita myom uterus bertambah beratnya sampai 80 gram (berat normal uterus hanya sekitar 50 gram). Pernah dilaporkan sampai ada uterus yang menderita myom dengan berat lebih 200 gram.

Myom sering bersama-sama dengan kelainan uterus lain seperti endometriosis pada 11% penderita dan 7% penderita myom juga menderita polip endometrium, hingga kondisi ini mengacaukan diagnosa myom.

Myom sering kali ditemukan secara kebetulan. Berarti diagnosa ditegakkan bukan karena berdasarkan gejala klinis, bahkan sering kali berdasarkan temuan pada rahim yang sudah di angkat. Mioma uteri sangat sulit untuk di diagnosa, karena tidak semua mioma uteri memberikan keluhan dan memerlukan tindakan operasi. Sebagian penderita mioma uteri tidak memberikan keluhan apapun dan ditemukan secara kebetulan saat pemeriksaan.

Sebagian besar mioma uteri ditemukan pada masa reproduksi, karena adanya rangsangan estrogen. Dengan demikian mioma uteri tidak dijumpai sebelum datang haid (menarche) dan akan mengalami pengecilan setelah menopause. Bila pada masa menopause tumor yang berasal dari mioma uteri masih tetap besar atau bertambah besar, kemungkinan degenerasi ganas menjadi sarkoma uteri. Bila dijumpai pembesaran abdomen sebelum haid, hal tersebut pasti bukan mioma uteri tetapi kista ovarium dan kemungkinan besar menjadi ganas.

Jika setiap bulan mioma uteri mendapatkan rangsangan terus-menerus dari estrogen, maka pertumbuhan mioma uteri menjadi :

1.Berlapis seperti berambang
2.Lokalisasi bervariasi :
a.Subserosa
- Di bawah lapisan peritonium
- Dapat bertangkai dan melayang dalam kavum (ruangan) abdomen
b. Intramural
- Didalam otot rahim dapat besar, padat (jaringan ikat dominan), lunak (jaringan otot rahim dominan)
c. Submukosa
- Dibawah lapisan dalam rahim
- Memperluas permukaan ruangan rahim
- Bertangkai dan dapat dikeluarkan melalui kanalis servikalis
d. Servikal mioma
- Tumbuh di daerah serviks uteri

· GEJALA MIOMA UTERI
1. Perdarahan tidak normal
- Hipermenorea perdarahan banyak saat menstruasi, karena meluasnya permukaan endometrium dalam proses menstruasi
- Gangguan kontraksi otot rahim
- Perdarahan berkepanjangan
Akibat perdarahan penderita dapat mengeluh anemis karena kekurangan darah, pusing, cepat lelah, dan mudah terjadi infeksi.
2. Penekanan rahim yang membesar
- Terasa berat di abdomen bagian bawah
- Sukar miksi atau defekasi
- Terasa nyeri karena tertekannya urat saraf
3. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan kehamilan
- Kehamilan dapat mengalami keguguran
- Persalinan pramaturitas
- Gangguan saat proses persalinan
- Tertutupnya saluran indung telur menimbulkan infertilitas
- Kala ketiga terjadi gangguan pelepasan plasenta dan perdarahanat.

bayangkan bila anda harus operasi'
pasti memerlukan biaya yang ga sedikit kan...
belum lagi rahim harus di angkat, yang artinya anda tidak bisa lagi mempunyai anak.








Hubungi   SYTI SAHDINA

0852-642-26689     ( as )
083187092000   (  AXIS  )
FB: Bunda Syti Sahdina Lubis
PIN    7CD59657
E-mail   
bunda_dina89@yahoo.com

0 komentar:

Posting Komentar