Fanspage

FREE ONGKIR SELURUH INDONESIA KHUSUS MEMBER DI BAWAH JARINGAN SAYA

Minggu, 20 Juni 2010

Teori Belajar

Beberapa teori belajar pembelajaran serta kelebihan dan kekurangan didalam teori belajar pembelajaran. Teori belajar yang terkenal dalam psikologi pendidikan antara lain :
1.Teori Conditioning
Teori ini dikemukakan oleh pavlou seorang ahli psikologi-refleksiologi ia mengadakan percobaan-percobaan dengan anjing. Menurut teori ini belajar itu adalah suatu proses perubahan yang terjadi karena adanya syarat-syarat (conditions) yang kemudian menimbulkan reaksi (respons). Untuk menjadikan seseorang itu belajar haruslah kita memberikan syarat-syarat tertentu, yang terpenting didalam teori ini adalah adanya latihan-latihan yang kontinu.
Kelemahan dari teori ini adalah teori ini menganggap bahwa belajar itu hanyalah teerjadi secara otomatis, keaktifan dan penentu pribadi dalam tidak dihiraukan, peranan latihan / kebiasaan terlalu ditonjolkan sedangkan kita tahu didalam bertindak dan berbuat sesuatu, manusia tidak semata-mata tergantung kepada pengaruh dari luar.
Kelebihan dari teori conditioning ini adalah apabila dilakukan terus menerus dalam bertindak sesuatu maka akan berubah baik, sesuatu akan dapat berubah karena mendapat latihan.


2. Teori Conectioniism (thorndike)
Menurut teori trial and error (mencoba-coba dan gagal) ini, setiap organisme jika dihadapkan dengan situasi baru akan melakukan tindakan-tindakan yang sifatnya coba-coba yang membabi buta.


Kelemahan dari teori ini adalah memandang belajar hanya merupakan asosiasi belaka antara stimulus dan respon, sehingga yang dipentingkan dalam belajar adalah memperkuat asosiasi tersebut dengan latihan-latihan atau ulangan yang terus menerus.
Kelebihan dari teori connectionism ini adalah apabila belajar dengan menggunakan syarat / ganjaran maka seseorang akan berlatih terus menerus dan seseorang akan bertindak jika ada rangsangan yang mempengaruhi dirinya.

3. Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget
Menurut piaget pengetahuan ( Knowledge) adalah interaksi yang terus menerus antara individu dan lingkugan, menurut piaget intelegen (IQ = kecerdasan) adalah seperti system kehidupan lainnya yaitu proses adaptasi kunci dari keberhasilan pembelajaran adalah instruktur/guru/dosen, guru harus memfasilitasi agar pembelajaran dapat mengembangkan berfikir logis.
Kelemahan dari teori piaget ini adalah apabila interaksi dengan lingkungan maka akan berpengaruh dengan IQ atau kecerdasan.
Kelebihan dari teori ini adalah IQ atau kecerdasan akan terus terlatih seiring kita adaptasi dengan lingkugan
1. lingkugan fisik
2. kematangan
3. pengaruh social
4. proses pengendalian diri ( equilibration)

4. Teori Belajar Menurut Psikologi Gestalt
Menurut para ahli psikologi Gestalt, manusia itu bukanlah hanya sekedar mahluk reaksi yang hanya berbuat atau beraksi jika ada perangsang yang mempengerahui.


Manusia itu adalah individu yang merupakan kebulatan jasmani dan rohani. Sebagai individu manusia beraksi atau lebih tepat berinteraksi dengan dunia luar dengan kepribadiannya dan dengan cara yang unik pula. Tidak ada dua orang yang mempunyai pengalaman yang benar-benar sama atau identik terhadap objek atau realita yang sama.
Kelemahan dari teori ini psikologi gestalt didalam teori ini dikatakan manusia tidak secara langsung beraksi kepada suatu perangsang, dan tidak pula reaksinya itu dilakukan secara coba-coba dan gagal.
Kelebihan dari teori ini adalah memang benar adanya reaksi manusia terhadap dunia luar tergantung kepada bagaimana ia menerima stimulasi dan bagaimana serta motif-motif yang ada padanya.

5. Teori Conditioning of learning, Robert M. Gagne
Menurut gagne belajar adalah mekanisme dimana seseorang menjadi anggota masyarakat yang berfungsi secara kompleks, kompetensi itu meliputi skill, pengetahuan, attitude (prilaku) dan nilai-nilai yang diperlukan oleh manusia sehingga belajar adalah hasil dalam berbagai macam tingkah laku yang selanjutnya disebut kapasitas atau outcome.
Kelemahan teori ini adalah bahwa tidak semua orang mampu beradaptasi walaupun dia ber IQ tinggi karena dalam teori ini semua berkaitan.
Kelebihan teori ini bahwa menurut gagne semua factor yang kompleks berperan pada proses belajar manusia.

6. Teori Systematic behavior (Hull)
Dalam teori ini dikemukakan bahwa suatu kebutuhan atau “keadaan terdorong“ oleh motif tujuan ,maksud, aspirasi, ambisi harus ada dalam diri seorang yang belajar, sebelum suatu respon dapat diperkuat atas dasar pengurangan kebutuhan.
Kelemahan dari teori ini apabila belajar kekurangan individu dalam memotivasi dirinya sendiri akan membuat tidak berhasil dalam belajar.
Kelebihan teori ini adalah memang benar suatu kebutuhan atau motif harus ada pada seseorang sebelum belajar itu terjadi.


7. Teori Belajar orang dewasa
Kelemahan dari teori ini adalah mereka tidak akan mampu belajar jika tidak mempunyai konsep diri sebagai orang dewasa / berprilaku sebagai orang dewasa.
Kelebihan teori ini bahwa pembelajaran orang dewasa mempunyai kebutuhan yang mendalam untuk mengarahkan diri sendiri (self directed learning) sehingga peran guru hanya sebagai instruktur.

8. Teori Berfikir Sosial
Dalam teori berfikir social perhatian sangat penting dalam pembelajaran karena tingkah laku yang baru (kompetensi) tidak akan diperoleh tanpa adanya perhatian dari pembelajar.
Kelemahannya adalah dalam belajar terkadang sangat sulit untuk perhatian secara besar.
Kelebihannya selain faktor luar (perhatian) factor dari dalam pun sangat berpengaruh dalam keberhasilan belajar.

9. Teori belajar menurut rogers
Kelemahanya menurut rogers praktek pendidikan menitikberatkan pada segi pengajaran, bukan paa siswa yang belajar. Praktek tersebut ditandai oleh guru yang dominant dan siswa hanya menghafalkan pelajaran.
Kelebihanya teori ini guru / atau calan guru harus mempelajari sendiri dari psikologi belajar selain itu guru masih perlu memelih teori yang relevan bagi bidang studi asuhanya.

10. Teori Belajar Pandangan skinner
Kelemahannya adalah prilaku seseorang apabila tidak belajar maka responya menurun sedangkan kelebihan dari teori ini guru dapat menyusun program pembelajaran. Dalam teori ini guru perlu memperhatikan dua hal penting yaitu pemilihan stimulus yang deskriminatif dan penggunaan penguatan.


0 komentar:

Posting Komentar